24 Feb 2017

Apa itu Spyware Dan Adware Komputer? Lalu Bagaimana Cara Mengatasi Spyware!

Spyware adalah suatu aplikasi yang memungkinkan para pemasang ikian mendapatkan informasi mengenai kebiasaan pengguna komputer di mana spyware tersebut terpasang. Progam spyware ini sebenarnya bukanlah virus. Anda tidak dapat menyebarkannya ke komputer lain.

Apa itu Sypware Komputer?

Namun demikian spyware terkadang juga memiliki efek lain yang tidak terduga. Bahkan ada anti-spyware yang sempat menjadi isu atau rumor karena disinyalir di dalam anti-spyware tersebut terdapat program spyware juga. Biasanya pada program gratisan alias frecivnre memang terdapat ad-ware atau program spyware di dalamnya. Memang tidak menjamin 100%, dan karena tidak ada yang 100'%, aman bila berkaitan dengan keamanan. Namun setidaknya kita dapat mengurangi risiko dan mencoba melakukan sesuatu daripada diam saja. Anda bisa saja mendapatkan spyware ketika Anda mengakses suatu situs tertentu. Suatu pesan pop-up biasanya akan muncul dan menyuruh Anda untuk mendownload program yang "kelihatannya" Anda butuhkan, atau terkadang program spyware ini bisa secara otomatis terdownload tanpa Anda sadari.

Spyware akan berjalan di komputer Anda dan akan mencatat semua aktivitas Anda (misalnya mencatat situs apa saja yang Anda kunjungi) dan akan melaporkannya kepada pihak lain, yaitu pemasang ikian. Efek lainnya adalah mengganti halaman home pada web browser Anda dengan suatu alamat situs tertentu atau bahkan juga ada yang memiliki efek untuk men-dial modem ke nomor 0900 (premium call).

Aktivitas spyware ini jelas akan memakan resource komputer dan dapat memperlambat kinerja komputer. Beberapa software antispyware saat ini sudah dapat mendeteksi spyware pada komputer dan bisa menghilangkannya secara otomatis. Contohnya adalah fitur antispyware pada aplikasi System Mechanic. Secara formal spyware didefinisikan sebagai program komputer yang dimanfaatkan untuk mengoleksi informasi tentang sesuatu tanpa disadari oleh penggunanya, dan melalui sarana Internet, informasi yang terkumpul akan dikirimkan (juga tanpa disadari penggunanya) ke pihak-pihak yang tertarik. Secara informal spyware didefinisikan sebagai sembarang teknologi yang diinstalasi di suatu target yang keberadaannya tidak disadari oleh penggunanya dan bila disadari maka akan mengakibatkan:

  1. Pelanggaran privacy (kehilangan data, pemantauan online behaviour pengguna Internet melalui aktivitas data mining seperti agregrasi/asosiasi).
  2. Modifikasi fungsi (browser, e-mail, aplikasi umum).
  3. Utilitas sumber daya (CPU, disk, sambungan Internet dan lain sebagainya).

Adware
Selain spyware dikenal pula istilah ad-ware, yakni sembarang teknologi yang dimanfaatkan untuk menampilkan suatu ikian di dalam web browser yang berkaitan maupun tidak berkaitan dengan situs Internet yang sedang dikunjungi pengguna.

Adware Komputer

Spyware dan adware juga menanam diri mereka sendiri secara diam-diam pada komputer korban yang tidak menaruh curiga.Tidak seperti program zombie, sebagian besar mereka dirancang untuk melaporkan kebiasaan browsing pengguna komputer dan mengirim pesan pop-up. Program seperti itu sudah menjadi momok di Internet karena sering merusak web orang lain dan mengontrol komputer mereka. Protes atas program seperti itu sudah sampai ke telinga para pembuat undang-undang. Beberapa rancangan undang-undang anti-spyware telah dibahas oleh Kongres Amerika. Komisi Federal Perdagangan Amerika Serikat baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan mendesak Internet Service Provider untuk menindak pelaku zombie.

MENDETEKSI SPYWARE
Keberadaan spyware dapat dideteksi tanpa menggunakan program komputer dengan melakukan pengamatan berikut:

  1. Komputer tiba-tiba terasa lambat meskipun tidak banyak program yang dijalankan.
  2. Fungsionalitas browser berubah (misalnya tombol Back dan atau Forward ) tidak berflmgsi lagi, kemudian apabila kita mengetikkan alamat situs A tetapi yang keluar justru situs B (Jadi ada suatu yang membelokkan permintaan http ke suatu alamat tertentu).
  3. Munculnya ikon baru pada dekstop meskipun Anda tidak menginstallnya.
  4. Secara periodik muncul permintaan dari sistem untuk mengubah setting program ke default.
  5. Munculnya End Task Box saat shutdown (yaitu permintaan untuk menghentikan suatu proses karena secara normal tidak dapat berhenti, misalnya karena program aplikasi tidak memberikan respons Not Responding.
  6. Layar monitor berkali-kali (secara periodik) flicker, seperti kilatan blitz kamera.
  7. Pola suara harddisk bembah dari suara yang biasanya terdengar.
  8. Harddisk cepat menjadi penuh.
  9. Jika Anda menekan <Ctrl> <Alt> + <Del> maka akan mengaktivkan Task Manager. Pada Task Manager akan didaftar proses-proses yang aktif. Proses adalah program komputer yang sedang dijalankan. Adakah proses yang tidak Anda kenal?
  10. Adakah program baru yang terinstall sementara Anda tidak menginstallnya?
  11. Penggunaan memori melonjak, padahal program yang diaktivkan hanya sedikit/ dan sulit untuk menjelaskan penyebabnya.
  12. Pada browser (Internet Explorer) biasanya Anda menyimpan homepage favorit pada menu Favorites. Spyware sering memodifikasi daftar favorit Anda.

MENGHAPUS SPYWARE

  1. Menghapus program melalui utilitas uninstall atau Add/Remove programs tidak selalu menghapus registry entries atau dinamic link library (DLL) yang berkaitan dengan spyware. Beberapa spyware seperti Web3000 bahkan mengganti file-file sistem Windows dengan versinya sendiri.
  2. Kalau Anda menguasai registry Windows, Anda dapat secara manual menghapus registry dan dinamic link library yang berkaitan dengan spyware.
  3. Menggunakan program, misalnya Ad-Aware SE Enterprise dari http://www.lavasoftusa.com yang bisa di-download versi gratisnya.

Tips yang bisa Anda lakukan untuk mencegah spyware

  • Hati-hati dalam melakukan browsing kesitus tidak jelas di Internet, terutama situs underground, hacking crack.
  • Khusus untuk program freeware atau gratisan, sebelum digunakan, lihat informasi dibagian review pengguna, di dalamnya ada yang komplain, mengingat umumnya spyware ada di program gratisan.
  • Usahakan tidak menggunakan program-program seperti P2P Sharing dan Download Accelerator seperti Kazaa, Download Plus, dan sebagainya.
  • Lakukan Windows update secara rutin. Spyware selama ini memang mentargetkan Windows sebagai platform utama sasarannya. Terbukti banyak sekali BHO - Browser Helper Object yang dibuat untuk running atau attach ke MSIE (Microsoft Internet Explorer). Meskipun tidak menjamin bahwa IE akan kebal terhadap spyware tetapi setidaknya hal itu akan mengurangi lubang keamanan yang bisa digunakan sebagai pintu masuk spyware.
  • Pada saat download program di Internet, baca dulu EULA-nya (End-User License Agreement) karena biasai-iya klausulnya sengaja dibuat serumit dan sepanjang mungkin dan di sana mungkin ada klausal untuk instalasi spyware. Ada program yang EULA-nya sebanyak 131 halaman. Siapa yang mau membacanya? Itu memang sengaja dibuat sehingga apabila terjadi tuntutan hukum di kemudian hari mereka punya bukti.
  • Instalasi anti-spyware.
  • Lakukan update signature atau basisdata anti-virus dan anti-spyware secara rutin. Apabila saat Anda browsing kemudian keluar pop-up window, jangan klik window tersebut. Anda harus langsung menutupnya.


Load disqus comments

2 komentar